51 Sahabat 11a Emirhadi dan Sadili-1 : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BUKU PROF. GUNAWAN TJAHJONO » 51 Sahabat 11a Emirhadi dan Sadili-1

51 Sahabat 11a Emirhadi dan Sadili-1

(264 Views) Agustus 8, 2022 11:13 pm | Published by | No comment



Prof. Dr. Ir. Emirhadi Suganda M.Sc, biasa dipanggil Emir mengenal Gunawan,
tahun 1965, tahun pertama kuliah di jurusan arsitektur UI. Ir. A. Sadili
Somaatmadja M.Si, biasa dipanggil Sadili, adik kelas Gunawan, ia masuk tahun
1967. Tahun 1966 tidak ada penerimaan mahasiswa karena gejolak politik. Jadi
Gunawan dan Emir bersahabat selama 46 tahun, dengan Sadili, 44 tahun. Mereka
bersabahat sebelum saya lahir.

Saya menemui Mereka di ruang tamu dosen arsitektur UI. Sebelum wawancara
dimulai Emir sudah mengingatkan bahwa ia hanya punya waktu 30 menit untuk
saya, karena ditunggu rapat. Sadili pun sama, tidak punya waktu banyak karena
harus rapat . Emir dan Sadili menghadiri rapat yang berbeda.
Gunawan, Emir, dan Sadili, lulus bersamaan. Gunawan dan Emirhadi bertemu saat
menjadi mahasiswa baru di jurusan arsitektur UI, angkatan 1. Emir masih ingat,
mahasiswa baru saat itu ada 44 orang (versi Gunawan, mahasiswa angkatan itu
36 orang. Saat, saya konfirmasi ulang ke Gunawan, ia malah menyarankan saya
untuk verifikasi dengan membongkar-bongkar file administrasi tahun 1965….
aduh… saya tak serajin itu.

Karena penasaran, saya tanya Emir lagi dan dijawab,”
Seingat saya jumlah mahasiswa arsitektur FTUI angkatan pertama 44 orang
(Tahun 1965), karena Alokasi untuk setiap jurusan baru pada saat itu (arsitektur
dan metalurgi) masing-masing 50 orang. Namun untuk arsitektur yang lulus 44
orang. Setelah itu tahun 1966 terjadi G-30 S, tidak ada kegiatan perkuliahan,
sebagian mahasiswa bekerja di studio dosen, sebagian lagi ada yang pulang
kampung. Mungkin jumlah 36 orang adalah kondisi mahasiswa pada saat tidak
ada perkuliahan tersebut”. (Saya paham jika info Gunawan dan Emir berbeda, tidak mudah mengingat kondisi 48 tahun silam. Jadi masalah jumlah mahasiswa
jurusan arsitektur UI angkatan pertama selesai sampai di sini. Fitri.)



Lalu, Gunawan kerja di Kakrea, dan Emir di Atelier 6. Beda kantor, tetapi
jaraknya dekat sehingga tiap sore Emir sering main ke Kakrea. Gunawan sekantor
dengan Sadili, selama 2.5 tahun, sejak mereka masih mahasiswa. Menurut Sadili,
Gunawan sering memberikan saran, buku apa yang harus dibeli perusahaan
untuk melengkapi koleksi buku.

Selain kantor yang berdekatan, rumah mereka pun berdekatan. Gunawan di
Kramat Pulo. Emir di Tanah Tinggi, kedua wilayah itu di kecamatan Senen. Kalau
belajar bersama, Emir cukup naik sepeda ke rumahnya.

Cerita Sadili, saat jadi mahasiswa : ia, Gunawan, dan beberapa teman survei ke
Bandung, menggunakan mobil Gunawan, waktu itu mobil masih barang mewah.
Ia masih ingat mereknya : Holden tahun 1962, yang jadi sopir teman mereka juga.
Jika tidak ada kuliah, mereka menonton di TIM (Taman Ismail Marzuki) menonton
film Perancis. Mereka juga ikut kursus bahasa Jerman, karena harus membaca
buku-buku dengan bahasa Jerman. “Kalau tidak mengerti membaca buku bahasa
Jerman, sayang juga,” kata Sadili.

“Pak Gunawan pandai melukis, saya diajarkan melukis pakai pit (alat lukis yang
ujungnya lancip, pakai tinta Cina), tapi tetap saja saya tak bisa,” kata Emir.
“Dulu, kalau ke kantor Pak Gunawan pakai motor Suzuki warna hijau, kalau
saya sudah pakai mobil. Pak Gunawan sering jadi bahan olok-olokan teman-
teman, menimbulkan keakraban, “Pak Gunawan kalau naik motor, habis bensin
gampanglah… pake air juga jalan.” Ledekan. Ia ketawa saja,” cerita Sadili.
“Kalau sore main pingpong,” kata Sadili.

“Kalau Pak Gunawan main pingpong, wah hebat…”ujar Emir menyahuti. Ia
menambahkan, “Gayanya beda dari yang lain. Cara pegang pad-nya beda. Kita
suka becanda-in, gara-gara pegang pad-nya salah, makanya tangannya jadi
“begitu”-jika diperhatikan tangan kiri dan kanan Gunawan ada yang beda,”
Saya heran dan bertanya balik, “Kenapa?”
“Pak Gunawan pernah ditodong di daerah Senen, tangannya kena,” jelas Emir




No comment for 51 Sahabat 11a Emirhadi dan Sadili-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>