105. Sayembara Bangka Belitung bab 23c
(240 Views) Agustus 14, 2022 3:16 am | Published by Safitri ahmad | No comment
Kata Wikipedia : Antoine Predock lahir di Libanon tahun 1936, ia arsitek Amerika yang berdomisili di Albuquerque, New Mexico. Tahun 1985, Antoine Predock mendapat penghargaan Rome Prize. Tahun 2006 mendapat medali emas penghargaan tertinggi dari American Institute of Architects, Penghargaan Lifetime Achievement Award dari The Cooper-Hewitt National Design Museum. Karya ia yang tersohor :La Luz Community, New Mexico, University of New Mexico Law School Building, Alburquerque Museum, New Mexico.
“Ada garis lurus yang menceritakan tentang masa lalu, masa sekarang dan masa datang, dengan cara perbedaan level dan bentuk bangunan. Bangunan sekarang (eksisting) berada di antaranya. Bangunan masa lalu, berada di bawah tanah. Sedangkan bangunan masa datang, menjulang ke langit, bertingkat.” Lalu tiba-tiba, Gunawan bertanya,“Bagaimana molekul timah. Coba cari molekul timah? Coba Edi buat modellingnya,” ujarnya pada Edi yang sedang mengambil profesi di UI.
Edi menyanggupi. “Minggu depan dibawa ya.... Sabtu berikutnya, Edi membawa modeling molekul timah yang terbuat dari bola pingpong warna orange dan sedotan ukuran besar. Ia merakit modeling timah itu.
Gunawan mengambil model tersebut. Mematutnya. Memutar-mutarnya. Mematutnya lagi. Memutar lagi. Mematut sekali lagi. “Lucu kan,” katanya senang. “Bagaimana kalau dilapisi membrane.” Dari tema molekul atom itu, dimulai bentukan modul-modul yang menggambarkan pintu gerbang, bangunan, jalan setapak, dan pekerjaan berikutnya lebih mudah karena sudah ada acuan untuk pengerjaannya. Saya sebagai pimpinan proyek sayembara memutuskan untuk membagi kerja, setiap orang per zona. Ada 4 zona (1. Riset, 2. Rekreasi, 3. Eco resort, 4. Preservasi). Dini mengerjakan zona riset. Edi kebagian zona rekreasi. Saya eco resort dan preservasi.
Saya dengan cepat mendapat ide untuk pintu gerbang. Seperti cerukan yang
terpotong di bagian bawahnya (yang menjadi jalur kendaraan) sedangkan sisi
dinding cerukan dilapisi modul molekul atom.
Gunawan melihat hasil pintu gerbang itu dan bertanya, “Bagaimana sebenarnya
sebuah pintu gerbang?”
“Pintu gerbang itu menyambut dan mengantar orang pulang kan,” menjawab
sendiri pertanyaannya.
Lalu, ia mengembangkan tangannya. Kemudian ia menggambar sebuah pintu
gerbang dan meminta kita untuk memilih. Ada beberapa bulatan: dari kecil
menuju besar/tinggi.
“Orang akan merasa disambut dari arah mana? Apakah dari arah bulatan kecil
menuju besar/tinggi atau sebaliknya?”
“Orang akan merasa disambut datang dan diatar pulang dari arah kecil menuju
besar,” sahut Dini.
No comment for 105. Sayembara Bangka Belitung bab 23c