118 TPAK Tim Penasehat Arsitektur Kota Jakarta bab 25a : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BUKU PROF. GUNAWAN TJAHJONO » 118 TPAK Tim Penasehat Arsitektur Kota Jakarta bab 25a

118 TPAK Tim Penasehat Arsitektur Kota Jakarta bab 25a

(403 Views) Agustus 14, 2022 9:02 am | Published by | No comment



“Siapa yang mengajak Pak Gun pertama kali ikut TPAK?”
“Pak Widodo dan Pak Masduki”
“Siapa ia Pak?”
“Sekretaris TPAK”
“Saya masuk TPAK sejak tahun 1992. Tahun 2001 jadi wakil ketua. Tahun 2004,
2007, dan 2010 jadi Ketua TPAK menggantikan Pak Danisworo, sampai sekarang.
Jadi sudah 3 periode menjabat sebagai ketua TPAK”
“Saya ketua IV”
TPAK (Tim Penasehat Arsitektur Kota) adalah Tim Pakar di bidang Teknis Arsitektur
dan Perkotaan mempunyai tugas memberikan pertimbangan teknis kepada Gubernur
Jakarta, terhadap perencanaan bangunan besar (luas lantai 1.500 M2. Sekarang
2.500 M2-red.-) atau bangunan dengan bentuk arsitektur khusus, yang diajukan oleh
konsultan perencana/ arsitek dalam rangka permohonan IMB.
TPAK beranggotakan para ahli yang mewakili institusi perguruan tinggi, asosiasi
profesi, dan instansi pemerintah daerah yang terkait dengan bidang pembangunan
bangunan.

Tim ini melakukan sidang penilaian perencanaan bangunan setiap hari Kamis,
sehingga dengan demikian perencanaan arsitektur bangunan yang diajukan
konsultan/arsitek, selambat-lambatnya sudah diterima sekretariat TPAK pada hari
Selasa sebelum pukul 12.00 (sumber : http://izinbangunan.com)
“Siapa yang memilih anggota TPAK ?”

“Saya tidak tahu. Saya juga diajak oleh mereka. Yang memilih saya sebagai
ketua juga bukan dari anggota. Bukan anggota yang memilih ketua. Mungkin
ada usul dari DPPB (Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan) ke gubernur.
Kalau gubernur yang dulu asal ACC (kira-kira artinya langsung tanda tangan
setuju) kalau gubernur yang sekarang (Fauzi Bowo) lebih….ia kan arsitek jadi
lebih tahu. Tapi kelihatannya Pak Danisworo punya peranan besar.”
“Tahu dari mana Pak?”

“Dari keseringannya ia beredar di situ, di lingkungan dinas tata kota. Saya kira
Pak Danis menentukan siapa-siapa anggota. Ketua selalu ia. Saya kan pengganti
ia. Saat saya masuk, ia sudah menjadi ketua selama 5 periode (1989-2004), satu
periode tiap 3 tahun.”
“Setiap sidang, hari Kamis berapa banyak proyek yang masuk?”
“Sekarang tidak begitu banyak. Sekarang pemugaran itu juga masuk TPAK.
Dulu ditangani kecamatan. Sekarang banyak rumah tinggal yang berada di
Kemayoran, Menteng, Kota, masuk TPAK. Kalau proyek baru cuma 4-5 proyek,
per minggu.”



“Dulu sempat sampai 35 proyek. Tiap minggu harus selesai. Zaman saya baru
masuk. Setelah krismon (krisis moneter yang menimpa Indonesia tahun 1997)
drop.”

“Jadi sebanyak 35 proyek itu harus selesai dalam satu hari Kamis itu?” tanya
saya heran, membayangkan 26 orang anggota tim bekerja dari pukul 13:00
WIB-17:00 WIB untuk menyelesaikan 35 proyek, bagaimana cara?”
“Iya dong.”
“Tidak bisa ditunda.”
“Proyek masuk (menyerahkan berkas gambar pada staf DP2B) hari Selasa.
Hari Kamis masing-masing kelompok menilai dan pada saat itu juga proyek
diputuskan apakah akan diluluskan atau ditunda (revisi).”

Dalam setiap kelompok minimal ada tiga orang anggota yang memeriksa
proyek, pemeriksaan dianggap sah jika telah disetujui oleh tiga orang
(biasanya proyek rumah). Tapi kalau proyek besar akan diperiksa oleh tim
secara keseluruhan. Ada presentasi karena menyangkut lingkungan yang
lebih besar dan masyarakat luas, sehingga dampak yang ditimbulkannya
juga besar. Semua (sebagian besar) anggota TPAK lulusan arsitektur (mewakili :
akademisi, IAI, professional) . Pada saat Gunawan menjadi Ketua TPAK
dibuat daftar peminatan masing-masing anggota terhadap proyek yang
akan diperiksa, misalnya rumah sakit, pemugaran, dll. Jika ada proyek
rumah sakit yang masuk, akan diperiksa oleh tim rumah sakit, maksudnya
anggota yang berminat terhadap proyek rumah sakit memeriksa proyek
rumah sakit.




No comment for 118 TPAK Tim Penasehat Arsitektur Kota Jakarta bab 25a

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>