Pergola di Atas Jalur Pejalan Kaki Hotel Shangrila, Jakarta : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » serial Pergola » Pergola di Atas Jalur Pejalan Kaki Hotel Shangrila Jakarta » Pergola di Atas Jalur Pejalan Kaki Hotel Shangrila, Jakarta

Pergola di Atas Jalur Pejalan Kaki Hotel Shangrila, Jakarta

(816 Views) Februari 20, 2018 1:08 pm | Published by | No comment



Jalur pejalan kaki ini menghubungkan satu bangunan dengan bangunan yang lain. Agar pejalan kaki merasa nyaman pada saat berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain pada bangunan yang berbeda, maka dibangun pergola. Pergola menggunakan atap pelana dengan menggunakan material genteng. Atap pelana merupakan salah satu atap khas Indonesia. Atap ini, sangat cocok untuk negara tropis dengan curah hujan tinggi. Atap pelana lebih lebar dibanding lebar jalur.pejalan kaki, untuk melindungi pejalan kaki dari hujan yang sangat deras dan berangin, agar tidak terkena tampias (air hujan mencapai jalur pejalan kaki).

pergola di atas jalur pejalan kaki Hotel Shangrila, Jakarta.

Kolom penyangga atap di sepanjang jalur pejalan kaki ini menggunakan material kayu. Kayu berbentuk balok berwarna coklat. Kayu tidak diplitur, sehingga terlihat kusam dan terkesan natural. Di bagian bawah kolom terdapat dudukan yang terbuat dari semen yang dilapisi batu alam berwarna krem. Jalur pejalan kaki lebih tinggi 10 cm dari permukaan tanah dan lantainya dilapisi batu alam templek. Jalur melalui kolam ikan, sehingga terdapat area pada jalur yang bergelombang.

Jalur yang bergelombang tidak panjang dan tidak terlalu tinggi. Tapi area ini memberikan kedinamisan pada jalur pejalan kaki yang datar dan terkesan monoton. Area yang bergelombang ini diberi pagar dari kayu, pada sisi kanan dan kiri. Area ini merupakan area jeda bagi pejalan kaki. Mereka dapat berhenti sejenak untuk menikmati kolam ikan dan dan taman yang ada di sekitarnya. Pada area yang bergelombang, lantainya dibedakan lebih kasar, dengan alasan keamanan, agar tidak ada tamu/pejalan kaki yang terpleset.

Pada sisi kiri dan kanan jalur pejalan kaki dilapisi batu brojol dengan lebar 50 cm. Air hujan yang jatuh dari atap pergola langsung diserap tanah. Batu brojol membuat air jatuh langsung disalurkan ke tanah, sehingga tanah tidak memercik dan mengotori area di sekitarnya. Untuk itu, lapisan batu brojol harus cukup tebal, kira-kira 3-4 cm.



No comment for Pergola di Atas Jalur Pejalan Kaki Hotel Shangrila, Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>