Seri Pemeliharaan Taman : Pupuk Kandang (Organik) dan Pupuk Anorganik (6B) : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Seri Pemeliharaan » Seri Pemeliharaan Taman : Pupuk Kandang (Organik) dan Pupuk Anorganik (6B) » Seri Pemeliharaan Taman : Pupuk Kandang (Organik) dan Pupuk Anorganik (6B)

Seri Pemeliharaan Taman : Pupuk Kandang (Organik) dan Pupuk Anorganik (6B)

(739 Views) Desember 27, 2016 3:57 am | Published by | No comment



Pupuk berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk terbagi dua; pupuk kandang (organik) dan pupuk buatan (anorganik). Masing-masing pupuk mempunyai kelebihan dan kekurangan . Kedua pupuk ini harus digunakan dalam pemupukan tanaman, agar tanah menjadi subur. Kedua pupuk ini saling melengkapi. Jika hanya menggunakan pupuk buatan, tanah mudah keras dan liat.

1). Pupuk Kandang/Organik.

Pupuk kandang/alam/pupuk organik berasal dari sampah daun, kotoran hewan, dan limbah organik lain.
Pupuk kandang adalah pupuk yang diperoleh dari hewan ternak (kotoran padat dan kotoran cair).
Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang yang bermutu baik, sudah matang/kering (telah mengalami penimbunan cukup lama) dan tidak mengalami proses kimia ( sudah berumur +/- 6 bulan).
Pupuk kandang/alam/pupuk organik berfungsi memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah.
Pupuk hewan ternak yang telah matang (+/- 6 bulan).
Pupuk hewan harus bersih dari rumput/ tanaman liar. .
Pupuk kandang sangat baik untuk memperbaiki sifat-sifat tanah, agar menjadi gembur, mudah ditembus akar, serta dapat menyimpan udara dan air.

Daur ulang limbah organik (daun, kotoran hewan, dan limbah organik lain) merupakan solusi mengurangi sampah. Pupuk organik aman bagi tanah, tanaman, ekonomis, dan ramah lingkungan.

2). Pupuk Anorganik.

Pupuk buatan (pupuk anorganik), jenis pupuk buatan tergantung dari kandungan dominan unsur kimia yang ada di dalam pupuk tersebut, seperti jenis NPK (Nitrogen, Phospor, Kalium), TSP, atau KCI.
Pupuk yang digunakan mengandung unsur Nitrogen (N), unsur fosfat (P) dan unsur kalium (K). Kandungan masing-masing unsur disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah di sekitar tanaman, contoh :-NPK 20420+20 .
Perbandingan prosentase kandungan antara; unsur 20% N + 20% P + 20% K.
Pupuk buatan diperlukan, jika pupuk alami (organik) tidak dapat memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Jenis pupuk buatan antara lain NPK atau TSP dengan dosis :
Pohon 25 gram/pohon.
Perdu/semak 2,5 gram/pohon.
Rumput 2.5 gram per M2 (Urea).

Kapasitas 1 orang Pekerja dalam Melakukan Pemupukan dalam 1 hari;

Pemupukan pupuk organik pada rumput dan tanaman penutup tanah seluas 100 m2/hari/pekerja.
Pemupukan pupuk anorganik pada rumput dan tanaman penutup tanah seluas 200 m2 /hari/pekerja.
Pemupukan pupuk organik pada pohon 7 pohon/hari
Pemupukan pupuk anorganik pada pohon 7 pohon /hari



No comment for Seri Pemeliharaan Taman : Pupuk Kandang (Organik) dan Pupuk Anorganik (6B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>