Seri Pemeliharaan Taman : Penyiraman Pada Taman (2 A) : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Seri Pemeliharaan » Seri Pemeliharaan Taman : Penyiraman Pada Taman (2 A) » Seri Pemeliharaan Taman : Penyiraman Pada Taman (2 A)

Seri Pemeliharaan Taman : Penyiraman Pada Taman (2 A)

(818 Views) Desember 17, 2016 6:32 am | Published by | No comment



Air merupakan salah satu faktor agar tanaman tumbuh sumbur dan tidak mati. Agar ketersediaan air untuk tanaman cukup, maka penyiraman perlu dilakukan pada pagi dan sore hari. Setiap tanaman mempunyai kebutuhan air yang berbeda-beda. Tanaman yang membutuhkan air yang sedikit, seperti kaktus, maka penyiraman cukup dilakukan 1-2 hari satu kali. Sedangkan, tanaman yang membutuhkan air yang banyak, seperti tanaman dari jenis Calathea, perlu disiram sehari dua kali, pagi dan sore.

Air membantu akar tanaman menyerap larutan unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman, dan melarutkan garam-garam mineral tanah yang merupakan unsur utama pada proses fotosintesis. Selain itu, air meningkatkan kelembaban tanah di sekitar tanaman. Penyiraman dilakukan untuk menjaga ketersediaan air di dalam tanah yang hilang karena penguapan (evapotranspirasi).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan penyiraman pada taman kecil, taman besar, dan tanaman di dalam pot.

Tanaman di dalam pot membutuhkan air banyak. Jika berlebih, kelebihan air akan keluar dari lubang yang terdapat di bawah pot dan menggenang di dalam tatakan. Berbeda dengan penyiraman pada taman besar yang membutuhkan air yang banyak (terutama penyiraman rumput) untuk mengantisipasi penguapan (evapotranspirasi).

Peralatan yang dipergunakan :

Peralatan yang digunakan bisa menggunakan salah satu alat atau lebih, tergantung kebutuhan penyiraman. Penyiraman pada lahan yang luas dapat menggunakan selang dan springkler ( efektif digunakan untuk rumput). Sedangkan penyiraman pada taman kecil, dapat menggunakan ceret siram, atau gayung dan ember.

1.Selang air dengan nozzle di bagian ujungnya
2.Ceret siram
3.Ember dan gayung
4.Springkler

Pada saat penyiraman, pastikan bahwa air yang dipergunakan untuk menyiram tanaman harus bersih (bebas dari kotoran, minyak, zat kimia yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman). Temperatur air antara 15 C -25 C. Ketika menyiram, selang tidak boleh diarahkan langsung pada tanah, agar tanah tidak memantul dan mengotori tanaman. Arahkan air pada daun dan batang, untuk membersihkan debu yang menempel. Cara penyiraman menggunakan ceret siram, ember dan gayung ; siram tanaman secara perlahan, sampai tanah basah.



No comment for Seri Pemeliharaan Taman : Penyiraman Pada Taman (2 A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>