Saung Khas Parahyangan di Atmosphere Cafe, Bandung : Safitri Ahmad
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Taman Resto Perumahan Club House » cafe restoran » Saung Khas Parahyangan di Atmosphere Cafe Bandung » Saung Khas Parahyangan di Atmosphere Cafe, Bandung

Saung Khas Parahyangan di Atmosphere Cafe, Bandung

(1485 Views) April 9, 2017 4:46 am | Published by | No comment



Salah satu cafe yang menciptakan suasana alam parahyangan dengan saung dan ruang terbuka adalah Atmosphere Cafe, Bandung. Dari luar terlihat bangunan cafe yang bertema tropis, sedangkan di bagian belakang bangunan, terdapat saung yang menciptakan suasana pedesaan Parahyangan.

Lahan berkontur dengan luas 3000 m2. Lahan yang terletak di bagian tengah lebih rendah dibanding sisi kanan dan kiri. Area makan yang berada di saung bagian tengah menggunakan konsep lesehan, sedangkan yang lain menggunakan meja dan kursi.

konsep cafe duduk lesehan dan duduk di kursi.

 

 

 

 

 

Lahan yang berkontur memberikan irama naik-turun, desain tangga menggunakan batu alam sebagai lapisannya, pengunjung mengikuti jalur sirkulasi itu menuju saung atau meja makan yang diinginkan.

Pola di ruang terbuka ini berbentuk simetris, yaitu sisi kanan dan sisi kiri dirancang sama. Jika di sebelah kiri terdapat dua saung, maka di sebelah kanan juga terdapat dua saung. Penataan tanaman juga simetris, bila di sebelah kanan terdapat pohon kamboja maka di sebelah kiri juga. Kedua sisi ini dipisahkan oleh jalur setapak yang cukup lebar.

Meja makan tidak hanya terdapat pada saung-saung yang telah disediakan, akan tetapi tamu dapat menikmati makanan di atas dek atau di bawah pohon. Ruang kosong antar saung pun dijadikan area makan dengan penempatan kursi dan meja di antaranya, sebagian area makan berada di bawah pohon.

saung khas parahyangan di pinggir kolam.

 

 

 

 

 

Jenis dan jumlah tanaman yang digunakan tidak berlebihan, seperti kamboja (Plumeria), kelapa (Cocos nucifera), iris (Trimezia martinicensis), lotus, dadap merah (Erythrina cristagali), dan rumput. Hal ini dimaksudkan agar pergerakan orang yang lalu lalang dan arah pandang ke sekitar area ini tidak terhalang tanaman.

cafe dengan konsep saung dengan duduk lesehan.

 

 

 

 

 

Kamboja ditanam pada titik tertentu (salah satunya terletak di antara bangunan utama dan area saung, area ini pergerakan tamu dan staf cafe tinggi), sehingga karakter daun dan bunga dapat dinikmati dari berbagai arah. Selain itu, pada malam hari, lighting dari rangkaian titik-titik lampu yang dililitkan pada pohon kamboja memberikan pencahayaan tambahan.

Agar suasana pedesaan lebih terasa, maka pencahayaan di area ini remang-remang. Pencahayaan diarahkan pada jalur sirkulasi, sehingga memudahkan pengunjung atau staf cafe untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain.



No comment for Saung Khas Parahyangan di Atmosphere Cafe, Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>